RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen Tingkatkan Kompetensi melalui Workshop PMKP, Manajemen Risiko, dan Manajemen Data
03-September-2026
SRAGEN – RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen menyelenggarakan Workshop Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Manajemen Risiko, dan Manajemen Data pada Rabu, 2 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Asoka ini merupakan bagian dari upaya rumah sakit dalam memperkuat budaya mutu, keselamatan pasien, serta pengelolaan data dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan.
Workshop menghadirkan tiga narasumber, yaitu dr. Lulus Budiarto, Sp.PD, FINASIM, Tri Puji Hastuti, S.Tr.Kes.(Rad), dan Yani Indrastuti, S.Kep.Ns., M.Kep.Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai berbagai aspek peningkatan mutu dan keselamatan pasien, antara lain PMKP dalam standar akreditasi rumah sakit, pemilihan dan penyusunan indikator mutu, pencatatan dan pelaporan keselamatan pasien, manajemen data, serta manajemen risiko.Materi yang disampaikan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya pengukuran mutu, pengelolaan data yang tepat, identifikasi dan pengendalian risiko, serta pelaporan keselamatan pasien sebagai bagian dari upaya perbaikan pelayanan secara berkelanjutan.
Workshop menghadirkan tiga narasumber, yaitu dr. Lulus Budiarto, Sp.PD, FINASIM, Tri Puji Hastuti, S.Tr.Kes.(Rad), dan Yani Indrastuti, S.Kep.Ns., M.Kep.Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai berbagai aspek peningkatan mutu dan keselamatan pasien, antara lain PMKP dalam standar akreditasi rumah sakit, pemilihan dan penyusunan indikator mutu, pencatatan dan pelaporan keselamatan pasien, manajemen data, serta manajemen risiko.Materi yang disampaikan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya pengukuran mutu, pengelolaan data yang tepat, identifikasi dan pengendalian risiko, serta pelaporan keselamatan pasien sebagai bagian dari upaya perbaikan pelayanan secara berkelanjutan.
Melalui workshop ini, RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen terus mendorong keterlibatan seluruh unsur pelayanan dalam membangun budaya mutu dan keselamatan pasien. Penerapan prinsip-prinsip tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, efektif, dan berorientasi pada keselamatan pasien.




